Kepada Yth.
Adinda tercinta,
Dengan segala rasa hormat,
Saya sangat gembira memberitahukan Anda bahwa
saya telah jatuh cinta kepada Anda terhitung tanggal 5 Maret lalu.
Berdasarkan rapat keluarga kami yang diadakan
pada tanggal 20 Maret pukul 19.00 WIB,
saya berketetapan hati untuk menawarkan diri sebagai
kekasih Anda yang prospektif.
Hubungan cinta kita akan menjalani masa percobaan
minimal tiga bulan sebelum memasuki tahap permanen.
Tentu saja, setelah masa percobaan usai,
akan diadakan terlebih dahulu on the job training
secara intensif dan berkelanjutan.
Dan kemudian, setiap 3 bulan selanjutnya akan
diadakan juga evaluasi performa hubungan yang bisa menuju kepada
pemberian kenaikan status dari kekasih menjadi pasangan hidup.
Biaya yang dikeluarkan untuk ke rumah makan dan shoping
akan dibagi dua sama rata antara kedua belah pihak.
Selanjutnya, didasarkan pada performa Anda,
tidak tertutup kemungkinan bahwa saya akan menanggung
bagian yang lebih besar dari pengeluaran total.
Akan tetapi, saya cukup bijaksana dan mampu menilai,
jumlah dan bentuk pengeluaran yang akan Anda keluarkan nantinya.
Saya dengan segala kerendahan hati meminta Anda
untuk menjawab penawaran ini dalam waktu 30 hari
terhitung tanggal penerimaan surat.
Lewat dari tanggal tersebut,
penawaran ini akan dibatalkan tanpa pemberitahuan lebih lanjut
dan tentu saja, saya akan beralih dan mempertimbangkan kandidat lain.
Saya akan sangat berterima kasih apabila Anda berkenan untuk
meneruskan surat ini kepada adik perempuan atau sepupu Anda,
apabila Anda menolak penawaran ini.
Demikian penawaran yang dapat saya ajukan
dan sebelumnya terima kasih atas perhatiannya.
Hormat Saya,
Kakanda tersayang.